Surah An-Naba`

Indonesia Translation40 Aya count
This page contains the Arabic text, audio recitation, and Indonesia translation of Surah An-Naba`.
عَمَّ یَتَسَاۤءَلُونَ ﴿١﴾
Tentang apakah mereka saling bertanya-tanya? (1)
Tafseer:
عَنِ ٱلنَّبَإِ ٱلۡعَظِیمِ ﴿٢﴾
Tentang berita yang besar (hari berbangkit), (2)
Tafseer:
ٱلَّذِی هُمۡ فِیهِ مُخۡتَلِفُونَ ﴿٣﴾
yang dalam hal itu mereka berselisih. (3)
Tafseer:
كَلَّا سَیَعۡلَمُونَ ﴿٤﴾
Tidak!892) Kelak mereka akan mengetahui,
*892) Sanggahan terhadap pendapat orang-orang kafir Mekkah yang mengingkari hari berbangkit dan hari Kiamat.
(4)
Tafseer:
ثُمَّ كَلَّا سَیَعۡلَمُونَ ﴿٥﴾
sekali lagi tidak! Kelak mereka akan mengetahui. (5)
Tafseer:
أَلَمۡ نَجۡعَلِ ٱلۡأَرۡضَ مِهَـٰدࣰا ﴿٦﴾
Bukankah Kami telah menjadikan bumi sebagai hamparan, (6)
Tafseer:
وَٱلۡجِبَالَ أَوۡتَادࣰا ﴿٧﴾
dan gunung-gunung sebagai pasak? (7)
Tafseer:
وَخَلَقۡنَـٰكُمۡ أَزۡوَ ٰ⁠جࣰا ﴿٨﴾
Dan Kami menciptakan kamu berpasang-pasangan, (8)
Tafseer:
وَجَعَلۡنَا نَوۡمَكُمۡ سُبَاتࣰا ﴿٩﴾
dan Kami menjadikan tidurmu untuk istirahat, (9)
Tafseer:
وَجَعَلۡنَا ٱلَّیۡلَ لِبَاسࣰا ﴿١٠﴾
dan Kami menjadikan malam sebagai pakaian,893)
*893) Malam itu disebut sebagai "pakaian" karena malam itu gelap menutupi jagat sebagaimana pakaian menutupi tubuh manusia.
(10)
Tafseer:
وَجَعَلۡنَا ٱلنَّهَارَ مَعَاشࣰا ﴿١١﴾
dan Kami menjadikan siang untuk mencari penghidupan, (11)
Tafseer:
وَبَنَیۡنَا فَوۡقَكُمۡ سَبۡعࣰا شِدَادࣰا ﴿١٢﴾
dan Kami membangun di atas kamu tujuh (lapis langit) yang kokoh, (12)
Tafseer:
وَجَعَلۡنَا سِرَاجࣰا وَهَّاجࣰا ﴿١٣﴾
dan Kami menjadikan pelita yang terang-benderang (matahari), (13)
Tafseer:
وَأَنزَلۡنَا مِنَ ٱلۡمُعۡصِرَ ٰ⁠تِ مَاۤءࣰ ثَجَّاجࣰا ﴿١٤﴾
dan Kami turunkan dari awan, air hujan yang tercurah dengan lebatnya, (14)
Tafseer:
لِّنُخۡرِجَ بِهِۦ حَبࣰّا وَنَبَاتࣰا ﴿١٥﴾
untuk Kami tumbuhkan dengan air itu biji-bijian dan tanam-tanaman, (15)
Tafseer:
وَجَنَّـٰتٍ أَلۡفَافًا ﴿١٦﴾
dan kebun-kebun yang rindang. (16)
Tafseer:
إِنَّ یَوۡمَ ٱلۡفَصۡلِ كَانَ مِیقَـٰتࣰا ﴿١٧﴾
Sungguh, hari keputusan adalah suatu waktu yang telah ditetapkan, (17)
Tafseer:
یَوۡمَ یُنفَخُ فِی ٱلصُّورِ فَتَأۡتُونَ أَفۡوَاجࣰا ﴿١٨﴾
(yaitu) pada hari (ketika) sangkakala ditiup, lalu kamu datang berbondong-bondong, (18)
Tafseer:
وَفُتِحَتِ ٱلسَّمَاۤءُ فَكَانَتۡ أَبۡوَ ٰ⁠بࣰا ﴿١٩﴾
dan langit pun dibukalah, maka terdapatlah beberapa pintu, (19)
Tafseer:
وَسُیِّرَتِ ٱلۡجِبَالُ فَكَانَتۡ سَرَابًا ﴿٢٠﴾
dan gunung-gunungpun dijalankan sehingga menjadi fatamorgana. (20)
Tafseer:
إِنَّ جَهَنَّمَ كَانَتۡ مِرۡصَادࣰا ﴿٢١﴾
Sungguh, (neraka) Jahanam itu (sebagai) tempat mengintai (bagi penjaga yang mengawasi isi neraka), (21)
Tafseer:
لِّلطَّـٰغِینَ مَـَٔابࣰا ﴿٢٢﴾
menjadi tempat kembali bagi orang-orang yang melampaui batas. (22)
Tafseer:
لَّـٰبِثِینَ فِیهَاۤ أَحۡقَابࣰا ﴿٢٣﴾
Mereka tinggal di sana dalam masa yang lama, (23)
Tafseer:
لَّا یَذُوقُونَ فِیهَا بَرۡدࣰا وَلَا شَرَابًا ﴿٢٤﴾
mereka tidak merasakan kesejukan di dalamnya dan tidak (pula mendapat) minuman, (24)
Tafseer:
إِلَّا حَمِیمࣰا وَغَسَّاقࣰا ﴿٢٥﴾
selain air yang mendidih dan nanah, (25)
Tafseer:
جَزَاۤءࣰ وِفَاقًا ﴿٢٦﴾
sebagai pembalasan yang setimpal. (26)
Tafseer:
إِنَّهُمۡ كَانُواْ لَا یَرۡجُونَ حِسَابࣰا ﴿٢٧﴾
Sesungguhnya dahulu mereka tidak pernah mengharapkan perhitungan, (27)
Tafseer:
وَكَذَّبُواْ بِـَٔایَـٰتِنَا كِذَّابࣰا ﴿٢٨﴾
dan mereka benar-benar mendustakan ayat-ayat Kami. (28)
Tafseer:
وَكُلَّ شَیۡءٍ أَحۡصَیۡنَـٰهُ كِتَـٰبࣰا ﴿٢٩﴾
Dan segala sesuatu telah Kami catat dalam suatu Kitab (buku catatan amalan manusia). (29)
Tafseer:
فَذُوقُواْ فَلَن نَّزِیدَكُمۡ إِلَّا عَذَابًا ﴿٣٠﴾
Maka karena itu rasakanlah! Maka tidak ada yang akan Kami tambahkan kepadamu selain azab. (30)
Tafseer:
إِنَّ لِلۡمُتَّقِینَ مَفَازًا ﴿٣١﴾
Sungguh, orang-orang yang bertakwa mendapat kemenangan, (31)
Tafseer:
حَدَاۤىِٕقَ وَأَعۡنَـٰبࣰا ﴿٣٢﴾
(yaitu) kebun-kebun dan buah anggur, (32)
Tafseer:
وَكَوَاعِبَ أَتۡرَابࣰا ﴿٣٣﴾
dan gadis-gadis belia yang sebaya, (33)
Tafseer:
وَكَأۡسࣰا دِهَاقࣰا ﴿٣٤﴾
dan gelas-gelas yang penuh (berisi minuman). (34)
Tafseer:
لَّا یَسۡمَعُونَ فِیهَا لَغۡوࣰا وَلَا كِذَّ ٰ⁠بࣰا ﴿٣٥﴾
Di sana mereka tidak mendengar percakapan yang sia-sia maupun (perkataan) dusta. (35)
Tafseer:
جَزَاۤءࣰ مِّن رَّبِّكَ عَطَاۤءً حِسَابࣰا ﴿٣٦﴾
Sebagai balasan dan pemberian yang cukup banyak dari Tuhanmu, (36)
Tafseer:
رَّبِّ ٱلسَّمَـٰوَ ٰ⁠تِ وَٱلۡأَرۡضِ وَمَا بَیۡنَهُمَا ٱلرَّحۡمَـٰنِۖ لَا یَمۡلِكُونَ مِنۡهُ خِطَابࣰا ﴿٣٧﴾
Tuhan (yang memelihara) langit dan bumi serta apa yang ada di antara keduanya; Yang Maha Pengasih, mereka tidak mampu berbicara dengan Dia. (37)
Tafseer:
یَوۡمَ یَقُومُ ٱلرُّوحُ وَٱلۡمَلَـٰۤىِٕكَةُ صَفࣰّاۖ لَّا یَتَكَلَّمُونَ إِلَّا مَنۡ أَذِنَ لَهُ ٱلرَّحۡمَـٰنُ وَقَالَ صَوَابࣰا ﴿٣٨﴾
Pada hari, ketika rūḥ894) dan para malaikat berdiri bersaf-saf, mereka tidak berkata-kata, kecuali siapa yang telah diberi izin kepadanya oleh Tuhan Yang Maha Pengasih dan dia hanya mengatakan yang benar.
*894) Para mufasir mempunyai pendapat yang berbeda tentang maksud "rūḥ" dalam ayat ini. Ada yang mengatakan "Jibril" ada yang mengatakan "tentara Allah" dan ada pula yang mengatakan "roh manusia."
(38)
Tafseer:
ذَ ٰ⁠لِكَ ٱلۡیَوۡمُ ٱلۡحَقُّۖ فَمَن شَاۤءَ ٱتَّخَذَ إِلَىٰ رَبِّهِۦ مَـَٔابًا ﴿٣٩﴾
Itulah hari yang pasti terjadi. Maka barangsiapa menghendaki, niscaya dia menempuh jalan kembali kepada Tuhannya. (39)
Tafseer:
إِنَّاۤ أَنذَرۡنَـٰكُمۡ عَذَابࣰا قَرِیبࣰا یَوۡمَ یَنظُرُ ٱلۡمَرۡءُ مَا قَدَّمَتۡ یَدَاهُ وَیَقُولُ ٱلۡكَافِرُ یَـٰلَیۡتَنِی كُنتُ تُرَ ٰ⁠بَۢا ﴿٤٠﴾
Sesungguhnya Kami telah memperingatkan kepadamu (orang kafir) azab yang dekat, pada hari manusia melihat apa yang telah diperbuat oleh kedua tangannya; dan orang kafir berkata, "Alangkah baiknya seandainya dahulu aku jadi tanah." (40)
Tafseer: